Penelusuran SMART

Tampilkan postingan dengan label sports. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sports. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Juli 2011

Jadwal Pertandingan Pra Piala Dunia 2014 Indonesia

Jadwal Pertandingan Pra Piala Dunia 2014 Indonesia - Jadwal Pra Piala Dunia 2014 Timnas Indonesia selanjutnya bisa anda dapatkan disini jadwal tersebut secara lengkap. Timnas Indonesia akan berjuang lagi setelah berhasil menyingkirkan turkmenistan di ajang kualifikasi pra piala dunia 2014 di Brazil. Tiga negara ASEAN berhasil lolos ke babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia. Selain Indonesia, sukses serupa didapat Singapura yang mendepak Malaysia dan Thailand yang meyingkirkan Palestina.

Untuk itu ada baiknya anda mengetahui Jadwal Pra Piala Dunia 2014 Indonesia yang akan bertanding selanjutnya di ajang Piala Dunia 2014 di Brazil. Jadwal Pertandingan Pra Piala Dunia 2014 itu sendiri blogger jepara dapatkan dari berbagai sumber terpecaya yang ada. Anda penasaran dengan lawan Timnas Indonesia selanjutnya di Pra Piala Dunia 2014? Untuk itu anda harus selalu mengunjungi blogger jepara untuk mendapatkan informasi update seputar Pertandingan Pra Piala Dunia 2014.


Jadwal Pertandingan Pra Piala Dunia 2014 Zona Asia

Jadwal Lengkap Pra piala Dunia 2014 Zona Asia Jadwal Putaran Pertandingan Prapiala Brasil zona Asia Hasil Undian AFC - Welcome to my Personal Blog by Blogger Jepara There are many topics about Indonesia and all topics on here such as Jadwal Lengkap Pra piala Dunia 2014 Zona Asia Jadwal Putaran Pertandingan Prapiala Brasil zona Asia Hasil Undian AFC just for personal notes by blog author and this topic is about Jadwal Lengkap Pra piala Dunia 2014 Zona Asia Jadwal Putaran Pertandingan Prapiala Brasil zona Asia Hasil Undian AFC, to get any more information for this related topics of Jadwal Lengkap Pra piala Dunia 2014 Zona Asia Jadwal Putaran Pertandingan Prapiala Brasil zona Asia Hasil Undian AFC you can do a search in the category at bola , This topic is about Jadwal Lengkap Pra piala Dunia 2014 Zona Asia Jadwal Putaran Pertandingan Prapiala Brasil zona Asia Hasil Undian AFC

Jadwal Pertandingan Pra Piala Dunia 2014

Berikut ini adalah jadwal lengkap putaran pertandingan Pra Piala Dunia 2014 Brasil zona Asia.

Putaran 1 Pra Piala Dunia 2014
Malaysia vs Taiwan
Bangladesh vs Pakistan
Kamboja vs Laos
Sri Lanka vs Filipina
Afghanistan vs Palestina
Vietnam vs Makau
Nepal vs Timor Timur
Mongolia vs Myanmar

Leg I: 29 Juni 2011
Leg II: 3 Juli

Putaran 2 Pra Piala Dunia 2014
Thailand vs Afghanistan atau Palestina
Lebanon vs Bangladesh/ Pakistan
China vs Kamboja/ Laos
Turkmenistan vs Indonesia
Kuwait vs Sri Lanka/ Filipina
Oman vs Mongolia/ Myanmar
Arab Saudi vs Hong Kong
Iran vs Maladewa
Suriah vs Tajikistan
Qatar vs Vietnam/ Makau
Irak vs Yaman
Singapura vs Malaysia/ Taiwan
Uzbekistan vs Kyrgyzstan
Uni Emirat Arab vs India
Yordania vs Nepal/ Timor Timur.

Jadwal Pertandingan Pra Piala Dunia 2014
Leg I: 23 Juli
Leg II: 28 Juli

Berikut 20 tim yang akan berlaga di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Asia

Jepang*
Australia*
Korea Selatan*
Bahrain*
Korea Utara*
Iran
China
Uzbekistan
Qatar
Jordania
Arab Saudi
Kuwait
Bahrain
Syria
Oman
Irak
Uni Emirat Arab
Thailand
Singapura
Indonesia
Lebanon

*Lolos langsung ke babak ketiga


Jadwal Pertandingan Pra Piala Dunia 2014
Putaran 3
2 September 2011, 6 September, 11 Oktober, 11 November, 15 November, dan 29 Februari 2012


Jadwal Pertandingan Pra Piala Dunia 2014
Putaran 4
3 Juni 2012, 8 Juni, 12 Juni, 11 September, 16 Oktober, 14 November, 26 Maret 2013, 4 Juni, 11 Juni, 18 Juni


Jadwal Pertandingan Pra Piala Dunia 2014
Putaran 5 (play-off AFC)
6 dan 10 September 2013


Jadwal Pertandingan Pra Piala Dunia 2014
Putaran 6 (play-off Inter-continental)
15 Oktober dan 19 November 2013

Nah, itulah  Pertandingan Pra Piala DuniaJadwal 2014 Timnas Indonesia yang akan bertanding untuk melaju ke Piala Dunia 2014. Jadwal Pra Piala Dunia 2014 Zona Asia Semoga saja Timnas Indonesia dapat masuk dan lolos ke Ajang Bergengsi Piala Dunia 2014. AMIN! Kita Doakan saja ya!

Senin, 23 Mei 2011

Sudirman Cup Kembalikan Piala Kemenangan Ke Tangan Indonesia!

SUDIRMAN Cup kembali bergulir. Kejuaraan bulutangkis dunia yang digelar dua tahun sekali, kini berlangsung di Qingdao Sports Centre Conson Stadium, China, sepanjang 22-29 Mei 2011. Tentunya, doa dan harapan masyarakat Indonesia selalu mengiringi Tim Merah Putih, guna mengembalikan trofi yang sejatinya lahir di Tanah Air tercinta.

Ya, Sudirman Cup dihelat pertama kali di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 24-29 Mei 1989 silam. Dick Sudirman, mantan pebulutangkis nasional dan pendiri Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), diabadikan sebagai nama turnamen tersebut. Dick, yang saat itu berperan sebagai duta Indonesia di Federasi Bulutangkis Dunia (IBF), merupakan pencetus Sudirman Cup dalam pertemuan duta negara-negara anggota IBF, pada 1986 silam.

Setelah persetujuan IBF diluncurkan pada 1988, Indonesia akhirnya menjadi tuan rumah perdana sekaligus menyabet trofi Sudirman Cup untuk kali pertama pada 1989. Namun ironisnya, hingga turnamen ke-12 tahun ini, lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’ urung berkumandang di akhir kompetisi, sebagai pertanda peraih gelar juara. Sejak mengangkat trofi, skuad Merah Putih tercatat enam kali menjadi finalis, namun sebanyak itu pula hanya keluar sebagai runner-up.

Memang, Indonesia belum lagi mendapat giliran sebagai tuan rumah. Lalu, apakah skuad Merah Putih lantas tidak berhak membawa pulang trofi Sudirman Cup dari Qingdao? Tentu tidak! Yang jelas, beban berat kini mengantarkan perjalanan Simon Santoso dkk. Bukan perkara mudah melewati hadangan pesaing-pesaing tangguh, terlebih tuan rumah China yang merupakan juara bertahan dan telah mengantongi gelar terbanyak, yakni tujuh kali.

Angin segar mengiringi langkah awal Merah Putih, dimana sukses melibas Rusia 4-1 di babak penyisihan Grup B, Minggu (22/5/2011). Di game pertama, pasangan ganda campuran Fran Kurniawan/Pia Zebadiah menyerah dua set langsung, 22-24 19-21, oleh pasangan Vitaly Durkin/ Nina Vislova. Kemenangan pertama diraih tunggal putra Simon Santoso, usai dengan mudah menaklukkan Vladimir Ivanov melalui dua set, 21-14 21-9.

Pasangan ganda putra Bona Septani/Mohammad Ahsan, yang menundukkan pasangan Vitaly Durkin/Alexandr Nikolaenko 21-15 21-10, membuat Indonesia berbalik memimpin 2-1. Adalah tunggal putri Adriyanti Firdasari yang memastikan kemenangan Merah Putih, usai menghentikan perlawanan Tatyana Bibik, 21-14 21-17. Di partai terakhir, pasangan ganda putri Gresyia Polii/Meiliana Jauhari memperlebar keunggulan setelah mengalahkan pasangan Valeria Sorokina/Nina Vislova.

Sinyal positif serta motivasi meraih kembali kemenangan mengiringi Merah Putih, kala harus berhadapan dengan Malaysia di game kedua babak penyisihan Grup B, Rabu (25/5/2011). Indonesia berpotensi besar menjadi juara grup, jika mampu menundukkan tim Negeri Jiran. Meskipun mengantongi kekalahan, Merah Putih masih berpeluang lolos ke perempatfinal, namun tergantung pada hasil pertarungan Malaysia versus Rusia.

Selain Malaysia dan tuan rumah China, masih ada Korea Selatan (Korsel) dan Denmark yang masuk dalam jajaran pesaing terberat Indonesia. Terlebih Korsel, yang tercatat sudah tiga kali meraih gelar juara dan keluar sebagai runner-up pada 2009 lalu, lantaran takluk 3-0 dari China. Sekadar mengingat kembali memori 21 tahun silam, Indonesia menjadi juara usai menundukkan Korsel 3-2 di partai final. Namun pada 1991 dan 1993, justru Korsel yang menaklukkan Indonesia dan meraih trofi secara beruntun.

Sebuah prediksi dilontarkan andalan tunggal putra Denmark, Peter Gade. Meskipun China diunggulkan untuk mempertahankan gelar, pemegang peringkat lima tunggal putra dunia justru enggan meremehkan negara lain. Menurutnya, Denmark, Korsel, Malaysia, dan Indonesia, layak berhadapan dengan Lin Dan cs di partai pamungkas.

“China adalah favorit untuk mempertahankan gelar juara. Namun, saya menempatkan Denmark, Korea Selatan, Malaysia, dan Indonesia, pada level yang sama. Empat negara itu bisa menembus final dan akan melawan China,” demikian prediksi Gade, dikutip dari bwfbadminton.org, Senin (23/5/2011).

Lantas, sejauh mana keakuratan prediksi Peter Gade? Tentunya, skuad Merah Putih sangat diharapkan mampu mengobati kerinduan masyarakat Indonesia, demi menanti kepulangan trofi Sudirman Cup. Setelah 21 tahun berkelana di negeri orang, akankah trofi setinggi 80 cm dan dilapisi emas 22 karat kembali ke Tanah Air?

Berikut skuad Indonesia di Sudirman Cup 2011:
1. Simon Santoso
2. Dionysius Hayom Rumbaka
3. Adriyanti Firdasari
4. Lindaweny Fanetri
5. Mohammad Ahsan
6. Bona Septano
7. Alvent Yulianto Chandra
8. Hendra Aprida Gunawan
9. Greysia Polii
10. Meliana Jauhari
11. Nitya Krishinda Maheswari
12. Anneke Feinya Agustine
13. Tontowi Ahmad
14. Fran Kurniawan Teng
15. Pia Zebadiah Bernadet
16. Debby Susanto
(far)

(okezone.com) 

Jumat, 08 April 2011

Rooney Berlebihan!

LONDON - Wayne Rooney harus menerima ganjaran akibat pernyataan kasarnya. Pelatih Arsenal Arsene Wenger sangat menyayangkan, namun menilai sikap bintang Manchester United memang berlebihan.

Rooney melontarkan kata-kata kasar di depan kamera TV, usai mencetak hattrick ke gawang West Ham United pada laga lanjutan Premier League, akhir pekan lalu. Alhasil, bomber 25 tahun mendapat sanksi dari Asosiasi Sepakbola (FA) Inggris, berupa larangan tampil dalam dua pertandingan.

Rooney pun harus absen dalam laga melawan Fulham, akhir pekan ini, serta melewatkan laga semifinal FA Cup kontra Manchester City, pada 16 April mendatang. Meski merasa keberatan, pihak United terpaksa menerima keputusan FA tersebut.

Wenger pun menyayangkannya. Pelatih berkebangsaan Prancis mengakui dirinya mengagumi talenta Rooney. Namun, Wenger berusaha obyektif dan menilai tindakan mantan pemain Everton memang di luar batas.

“Saya tidak ingin Rooney kehilangan hasrat menyerang karena saya mengagumi dia sebagai pemain,” ujar Wenger melalui situs resmi The Gunners, seperti dilansir Goal, Sabtu (9/4/2011).

“Secara mental dan fisik, dia memang pemain hebat dan Anda pasti tidak ingin dia kehilangan itu. Dia pemain papan atas dan Anda ingin dia menjaganya. Tapi, dia harus tahu kapan berperilaku seperti itu dan kapan tidak. Para pemain memang kadang berlebihan dan pada situasi ini, dia seperti itu,” papar The Professor.

“Mereka (FA) harus benar-benar menghukumnya. Bahkan Manchester United menerimanya. Anda berharap para pemain menjaga sikap dan saat mereka tidak melakukannya, dan itu merupakan salah satu pemain Anda, maka Anda harus menerima bahwa Anda dihukum,” tegasnya. (far)

Sabtu, 02 April 2011

Pesib KALAH, NOVA mengaku sedih

BANDUNG - Stopper andalan Persib Bandung, Nova Arianto mengakui kecewa atas kekalahan dari Arema Indonesia 0-2.
 
Dia sendiri mengaku sedih, karena hanya dapat bermain selama 35 menit sebelum ditandu keluar lapangan, setelah bertabrakan dengan Roman Chamelo. Nova dipastikan mengalami masalah pada lutut dan belum dapat dipastikan, kapan kembali pulih.
 
"Ada tabrakan dengan Roman dan mengenai lutut. Sekarang kalau dibawa jalan masih nyeri. Saya belum tahu kapan bisa sembuh, karena tadi dokter hanya ngasih es untuk dikompres,” ungkap Nova kepada wartawan.
 
Tentunya, selain dilanda kekecewaan rekan-rekan setimnya mampu bangkit pada laga selanjutnya dimana Maung Bandung menjalani empat partai kandang ke depan. “Mudah-mudahan kita bisa lebih baik lagi," tandasnya.
 
Sedangkan pemain lainnya, Abanda harus menerima kenyataan pahit ini. Bek tangguh asal Kamerun ini pun harus ditarik keluar akibat cedera hamstring paha kiri. Menurutnya, saat pertandingan baru berjalan sekitar 20 menit, dia mencoba melakukan sprint. Tapi kakinya terasanyeri dan minta untuk diganti.
 
Sebelum laga, kata Abanda, dirinya sudah mulai merasakan rasa sakit dan tetap dipaksakan, karena berharap ketika bermain rasa sakitnya bisa hilang. "Saya merasa ada masalah dan minta diganti. Tadi kena cedera hamstiring di paha kaki kiri. Sebelumnya memang sudah kerasa, tapi tidak tahu kalau jadinya seperti ini," paparnya.
 
Akibat kehilangan sejumlah pilar ini, pelatih Persib Daniel Roekito harus memutar otak saat melakoni laga kandang delapan hari kemudian. Sebelumnya, kekalahan Persib kerap dinilai oleh buruknya lini pertahanan. Namun, apakah rentetan cedera ini akan menjadi kisah yang mewarnai sejumlah kekalahan Persib musim ini?
(hmr)
(OKEZONE.COM)

Hattrick Rooney Bawa United Balik Kedudukan

nah buat lo pada yg doyan abiz ama MU nih ane kasih infonya dari OKEZONE.COM (hehehe.... lbh terpercaya sumbernya... lol), check this out...


LONDON - Manchester United yang tertinggal dua gol di babak pertama, saat meladeni jamuan West Ham United, menunjukkan mental pantang menyerah. Wayne Rooney yang dibabak pertama tampil kurang meyakinkan berhasil merobek jala Robert Green untuk memperkecil kedudukan menjadi 2-1 melalui tendangan bebas yang akurat, di menit 65.

Sebelumnya di awal babak kedua, Sir Alex Ferguson berinisiatif memperkuat barisan depannya mensubsitusi Patrice Evra dengan Javier 'Chicharito' Hernandez. Di menit 64, Dimitar Berbatov masuk menggantikan Park Ji-Sung membuat serangan United lebih teratur dan membahayakan.

Puncaknya, saat Rooney mencetak gol kedua buat United. Kerja sama apiknya dengan Antonio Valencia memudahkan Rooney melepaskan tembakan diagonal yang sulit dijangkau Green untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

United yang kepercayaan dirinya telah pulih terus menekan. Matthew Upson yang mengawal mobilitas Fabio da Silva justru melakukan kesalahan fatal saat melakukkan handball. Rooney yang bertindak sebagai algojo menjalankan tugasnya tanpa cela untuk mencetak hattrick pertamanya sepanjang musim ini.

Memimpin 3-2, semangat United untuk tampil spartan tidak pernah padam. Perubahan yang dilakukan Ferguson membawa hasil yang tidak terduga. Chicharito melengkapi derita West Ham dengan melesakkan gol keempat United. Papan skor pun berbalik menjadi 2-4 untuk kemenangan United.

Atas performa memukau ini, United makin kokoh di puncak klasemen Premier League dengan torehan 66 poin. Sedangkan West Ham kembali harus berjuang keras untuk keluar dari zona degradasi, lantaran baru mengoleksi 32 poin.

SUSUNAN PEMAIN
WEST HAM:
 1-R. Green, 36-W. Bridge, 22-Manuel da Costa, 15-M. Upson, 37-L. Jacobsen, 11-T. Hitzlsperger, 32-G. O'Neil (33-V.Obinna'83), 8-S. Parker, 16-M. Noble (35-R. Keane'83), 9-C. Cole (30-F.Piquionne'68), 21-D. B

MANCHESTER UNITED:
29-T. Kuszczak,15-N. Vidic, 3-P. Evra (14-J. Hernandez'46),20-Fábio, 12-C. Smalling
16-M. Carrick, 25-L. Valencia, 13-Ji-Sung Park (9-D. Berbatov'64), 11-R. Giggs, 28-D. Gibson, 10-W. Rooney (Nani'88)

Jumat, 21 Januari 2011

Bandung FC Tidak Takut Nama Besar : (okezone.com)

BANDUNG – Laga kandang Bandung FC melawan Persibo Bojonegoro akan menjadi pembuktian tim berjuluk Laskar Siliwangi ini untuk meraih kemenangan pertamanya. Bandung FC yang tiba lebih dulu di Kuningan sejak Rabu (19/1) membawa 20 skuad dari 23 pemain yang diarsiteki Nandar Iskandar.
 
Pelatih Nandar Iskandar menilai lawan berat yang dihadapi BFC akan menjadi pembuktian bagi timnya untuk meraih kemenangan pertama di kandang. Meski demikian, laga kandang tersebut harus digelar di Stadion Mashud Wisnusaputra karena alasan penggunaan Stadion Siliwangi yang akan menggelar pertandingan Persib Bandung vs Arema Malang.
 
“Sudah dua hari disini dan pemain sudah bisa beradaptasi. Semua pemain dalam kondisi baik,” ujar Nandar, Jumat (21/1). Usai latihan Jumat pagi, para pemain tidak melakukan latihan pada sore harinya mengingat giliran skuad Angling Dharma yang menggunakannya sebagai latihan.
 
“Hari ini kita hanya menyelesaikan latihan pagi dan para pemain langsung beristirahat. Sorenya dipakai latihan tim Persibo Bojonegoro,” terang Nandar.
 
Dengan membawa 20 pemain minus Asep gunawan, Nur Ichsan dan kipper Cecep Cahyana, Nandar mengaku masih meracik starter yang akan diturunkan untuk menghadapi tim yang dilatih Sartono Anwar itu.
 
“Starter masih dirumuskan sampai besok. Tapi secara garis besar tim yang diturunkan sama saat melawan Persebaya. Tidak tertutup kemungkinan semua lini akan diubah jika memang diperlukan. Kita lihat perkembangan sampai hari besok,” jelasnya. Laskar Siliwangi kembali berlatih Sabtu pagi sebelum laga dimulai.
 
Menurut Nandar, para pemain semakin antusias menghadapi laga kedua BFC di kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI). Dia menuturkan, selama berada di Kuningan, program sebelumnya berjalan dengan baik. Fokus pada pertabdingan besok membuat keyakinan Nur Alim cs untuk meraih kemenangan. Hujan deras yang mengguyur stadion sejak Kamis (20/1), kata Nandar, tidak menyurutkan semangat anak-anak dalam menghadapi laga resmi
 
“Kita berusaha untuk menang. Meski kami sadar sebagai tim baru baru menjalani laga resmi beberapa pertandingan. Pada preseason dua kali sedangkan di kompetisi baru sekali. Meski kemarin tidak berlatih tapi kita berusaha untuk memberi motivasi kepada para pemain,” ujarnya.
 
Secara khusus Nandar menilai laga menghadapi Persibo sebagai ujian berat kedua setelah pada pertandingan perdana menghadapi Persebaya 1927. “Mereka sudah banyak pengalaman dan punya nama besar. Mereka juga memiliki pemain dengan kualitas yang baik. Tapi untuk apa mundur sebelum bertarung. Kita siap meski Bojonegoro punya nama besar,” tegasnya.
 
Disamping memuji lawan, Nandar berharap dapat melakukan hal positif yang dilakukan Batavia Union saat mencukur tuan rumah dengan skor (0-2) di Bojonegoro. Laga Bandung FC melawan Persibo Bojonegoro berlangsung Sabtu besok pukul 15.30 WIB.
(fit)

Jumat, 07 Januari 2011

HOT : LIGA PRIMER INDONESIA

JAKARTA, KOMPAS.com — Melalui jalan berliku akhirnya Liga Primer Indonesia akan bergulir pada Sabtu, 8 Januari 2011. Sebanyak 19 klub sudah memastikan diri mengikuti kompetisi yang digagas oleh pengusaha Arifin Panigoro tersebut.

Dari 19 klub tersebut, tiga klub di antaranya sudah tidak asing lagi di ranah sepak bola Indonesia. PSM Makassar, Persibo Brojonegoro, dan Persema Malang memilh hengkang dari Liga Super Indonesia demi menuju klub yang lebih profesional tanpa menggantungkan dana APBD.

Lalu bagaimana dengan 16 klub lainnya? Berikut profil klub peserta LPI, seperti rilis yang diedarkan LPI:

1. Aceh United
Persebakbolaan di Kota Banda Aceh kembali hidup dengan kehadiran Aceh United sebagai salah satu peserta Liga Primer Indonesia. Banda Aceh memiliki potensi besar karena banyak tersedia bakat-bakat pemain muda dan suporter sepak bola yang aktif. Adalah Aceh United yang akan menampung bakat-bakat pemain muda Banda Aceh untuk berprestasi dan memberikan tontonan menghibur kepada para suporter.
Stadion: Harapan Bangsa, Banda Aceh (kapasitas 40.000)
Pelatih: Lionel Charbonnier (Perancis).

2. Bali De Vata
Bali tercatat pernah memiliki tim-tim yang bermain di pentas sepak bola nasional seperti pada era Liga Sepak Bola Utama (Galatama) tahun 1980-an dan Liga Divisi Utama pada tahun 2000-an. Kini Liga Primer Indonesia bertekad membawa semangat Bali dalam revolusi sepak bola nasional melalui klub Bali De Vata.
Stadion: Kapten I Wayan Dipta, Gianyar (kapasitas 25.000)
Pelatih: Willy Scheepers (Belanda)

3. Bandung FC
Bandung selalu memiliki klub-klub yang berprestasi di kancah sepak bola nasional. Setelah Persib dan Maung Bandung Raya, kini muncul Bandung FC sebagai klub sepak bola baru di Bandung, tentunya, semakin mengharumkan nama Kota Kembang ini. Kekuatan klub muda ini langsung terlihat dalam laga pramusim kompetisi dan memiliki harapan besar di arena Liga Primer Indonesia.
Stadion: Siliwangi, Bandung (kapasitas 25.000)
Pelatih: Nandar Iskandar (Indonesia)

4. Batavia Union
Mewakili Kota Jakarta, Batavia Union merupakan klub baru dengan materi pemain-pemain yang andal dan berpengalaman menggeluti liga nasional. Meski baru, klub ini telah memiliki basis suporter yang setia dan bersemangat. Klub ini juga merupakan salah satu klub yang bersinar pada laga pramusim kompetisi LPI.
Stadion: Tugu, Jakarta (kapasitas 20.000)
Pelatih: Roberto Bianchi (Brasil)

5. Bogor Raya
Klub yang dikenal dengan julukan "Laskar Kujang" ini berisikan manajemen muda yang kreatif dan penuh semangat. Klub ini juga membuat kejutan dengan mendatangkan mantan pemain River Plate, Diego Bogado, gelandang sayap asal Argentina berusia 24 tahun. Bogor Raya optimistis dapat mengubah persepakbolaan Indonesia melalui semangat generasi muda.
Stadion: Persikabo, Bogor (kapasitas 15.000) dan Pajajaran, Bogor (kapasitas 12.000)
Pelatih: John Arwandi (Indonesia)

6. Cendrawasih Papua
Cendrawasih FC lahir dari klub Kontiki FC, yang merupakan binaan para mantan pemain Persipura yang tergabung dalam Asosiasi Mantan Pemain Persipura (AMPP). Papua sendiri dikenal sebagai ladang bakat-bakat muda pemain sepak bola Indonesia dan secara konsisten melahirkan pemain-pemain bintang.
Stadion: Mandala, Jayapura (kapasitas 30.000)
Pelatih: Uwe Erkebrecher (Jerman)

7. Jakarta 1928
Jakarta 1928 merupakan salah satu klub yang unik di pentas Liga Primer Indonesia. Klub ini membawa semangat perubahan yang diusung Voetbalbond Indonesish Jakarta (VIJ), salah satu klub sepak bola yang menjadi bagian perjuangan di masa penjajahan dulu. Semangat yang sama selama ini bersemayam di klub Persija Jakarta.
Stadion: Lebak Bulus (kapasitas 25.000)
Pelatih: Bambang Nurdiansyah (Indonesia)

8. Kabau Padang
Kabau Padang lahir dari inspirasi kemandirian yang telah dibangun oleh klub sepak bola mandiri Cement Padang. Melalui persiapan yang cenderung tertutup, Kabau Padang akan menyajikan gebrakan-gebrakan di dalam arena Liga Primer Indonesia.
Stadion: Agus Salim, Padang (kapasitas 28.000)
Pelatih: Divaldo Alves (Portugal)

9. Ksatria XI Solo FC

Kota Solo memiliki sejarah panjang dan membanggakan dalam persepakbolaan Indonesia. Klub asal Kota Solo, Persis, pernah mendominasi kompetisi sepak bola Indonesia pada era 1930-an sampai 1950-an. Kemudian, di kancah Galatama, Arseto Solo juga pernah sekali juara. Namun, belakangan, nama Solo seakan tenggelam di pentas sepak bola nasional dan Jawa Tengah. Kini, Solo FC siap membawa Solo kembali berjaya di pentas nasional melalui Liga Primer Indonesia.
Stadion : Manahan, Solo (kapasitas 24.000)
Pelatih: Branko Babic (Serbia)

10. Manado United
Manado United merupakan klub sepak bola yang sudah cukup lama berdiri di Manado. Masyarakat di Manado sendiri sangat menantikan kehadiran dan selalu mendukung klub sepak bola yang dapat berprestasi dari daerahnya. Fokus Manado United adalah pengembangan pemain lokal. Diperkuat oleh mantan pemain-pemain Persma Manado, Manado United siap berprestasi pada musim kompetisi Liga Primer Indonesia.
Stadion: Klabat, Manado (kapasitas 20.000)
Pelatih: Muhammad Al-Hadad

11. Medan Bintang
Sepak bola merupakan olahraga yang sangat digandrungi masyarakat Medan. Sejumlah klub-klub sepak bola sempat mengukir prestasi di kancah nasional dan internasional. Adalah Medan Bintang, klub baru yang mendapat dukungan sejumlah elemen. Medan Bintang berambisi mengangkat dan membesarkan prestasi Kota Medan.
Stadion: Teladan, Medan (kapasitas 20.000)
Pelatih: Rene van Eck (Belanda)

12. Medan Chiefs
Medan Chiefs lahir dari semangat klub sepak bola Pro Titan yang memang sudah tidak lagi mengandalkan APBD. Pro Titan sudah lama bergelut di kancah sepak bola nasional sebagai klub yang mandiri. Semangat perjuangan klub sepak bola dari Medan tersebut akan berkembang melalui Medan Chiefs.
Stadion: Teladan, Medan (kapasitas 20.000)
Pelatih: Joerg Steinebruner (Jerman)

13. Persebaya
Persebaya memiliki sejarah panjang dalam persebakbolaan nasional Indonesia. Klub ini sempat meraih prestasi gemilang ketika klub-klub Perserikatan dan Galatama bersatu dalam Liga Indonesia (1994) dan meraih gelar juara pada tahun 1997 dan 2005. Kini Persebaya membuka lembaran baru untuk menorehkan prestasi di Liga Primer Indonesia.
Stadion: Gelora 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya (kapasitas 35.000)
Pelatih: Aji Santoso (Indonesia)

14. Persema Malang
Persema memiliki visi untuk memajukan persebakbolaan Indonesia. Berkat visi tersebutlah, Persema memilih untuk bergabung dengan Liga Primer Indonesia. Saat ini Persema telah memiliki tim yang sangat tangguh dan memiliki peluang besar di kancah Liga Primer Indonesia.
Stadion: Gajayana, Malang (kapasitas 30.000)
Pelatih: Timo Scheuneman (Jerman)

15. Persibo
Tim "Laskar Angling Dharma" ini berdiri pada 12 Maret 1949 dan merupakan juara Divisi Utama musim 2009-1010. Dengan prestasi tersebut, klub ini siap menoreh lembaran sejarah baru di Liga Primer Indonesia.
Stadion: Letjen Haji Sudirman, Bojonegoro (kapasitas 15.000)
Pelatih: Sartono Anwar

16. PS Makassar
Klub ini merupakan hasil merger dari PSM dengan Makassar City. Berbekal pengalaman di sepak bola nasional, PS Makassar adalah salah satu tim yang memiliki potensi besar di Liga Primer Indonesia.
Stadion: Gelora Andi Mattalata, Makassar (15.000)
Pelatih: Wilhelmus Wim Rijsberger (Belanda)

17. Real Mataram
Gairah sepak bola Yogyakarta kembali bersinar dengan hadirnya klub Real Mataram. Nama Real Mataram akan mewakili semangat dan kekuatan Kerajaan Mataram yang mendapat dukungan besar dari masyarakat Yogyakarta. Berbekal pemain-pemain berpengalaman, klub ini merupakan salah satu yang terkuat.
Stadion: Maguwoharjo, Yogyakarta (kapasitas 30.000)
Pelatih: Jose Basualdo (Argentina)

18. Semarang United
Klub yang berbasis di Semarang, Jawa Tengah, ini sengaja disiapkan khusus untuk mengikuti Liga Primer Indonesia. Klub yang digagas oleh Novel Al Bakrie ini mendapat dukungan luas dari masyarakat sepak bola Kota Semarang. Semarang United akan menjadi salah satu klub yang paling disegani di kancah Liga Primer Indonesia.
Stadion: Jatidiri, Semarang (kapasitas 25.000)
Pelatih: Edy Paryono (Indonesia)

19. Tangerang Wolves
Semangat pendukung sepak bola di Tangerang tidak dapat diragukan lagi. Keberadaan Tangerang United di kota industri ini diharapkan dapat meningkatkan geliat dan semangat persepakbolaan lokal. Dipimpin oleh pelatih yang jeli akan bakat-bakat muda, klub ini yakin dapat memperoleh tempat tersendiri di hati para pecinta sepak bola Indonesia.
Stadion: Benteng (kapasitas 25.000) Pelatih: Paulo Camargo (Brasil) (LPI)

Biodata IRFAN HARIS BACHDIM

Gbr. Irfan Haris Bachdim
Irfan Haris Bachdim (lahir di Amsterdam, 11 Agustus 1988; umur 22 tahun) adalah pemain sepak bola Indonesia keturunan Belanda. Saat ini ia memperkuat Persema Malang di Liga Premier Indonesia. Ia juga tergabung dalam timnas Indonesia asuhan Alfred Riedl untuk Piala AFF 2010. Dalam bermain, ia bisa menempati berbagai posisi seperti penyerang, gelandang maupun sayap.[2][3]

Latar belakang

Ayah Irfan, Noval Bachdim merupakan warga negara Indonesia yang dilahirkan di Malang dan menetap di Lawang, Malang hingga tahun 80-an, sebelum tinggal di Belanda selama lebih dari 20 tahun. Ibunya Hester van Dijic adalah warga negara Belanda. Keluarga Bachdim tinggal di kota Amsterdam. Kakeknya Ali Bachdim adalah purnawirawan TNI Angkatan Laut.[3]
Irfan terlahir dari keluarga pesepakbola. Ayahnya merupakan mantan pesepakbola dari klub PS Fajar Lawang (anggota kompetisi internal Persekam Malang) pada era 80-an. Kakeknya Ali Bachdim merupakan mantan pemain Persema Malang, PSAD Jakarta, dan PS Hisbul Wathon yang mayoritas beranggota pemain keturunan Arab.[4][3]

Karier

Di Belanda

Irfan mulai bermain sepak bola di akademi sepakbola Ajax Amsterdam. Setelah tiga tahun ia pindah ke SV Argon, di mana ia menjadi pencetak gol terbanyak meskipun ia bermain sebagai gelandang. Irfan kemudian direkrut oleh pencari bakat FC Utrecht, dan menandatangani kontrak dengan klub tersebut. Ia kemudian bermain untuk tim junior Utrecht, dan sesekali menjadi pemain cadangan tim senior. Setelah kontraknya tidak diperpanjang lagi, maka pada bulan Juli 2009 ia ditransfer tanpa biaya ke klub HFC Haarlem.[5]

Di Indonesia

Pada bulan Maret 2010, Irfan mengikuti seleksi pemain di Persib Bandung dan Persija Jakarta, namun kedua klub tersebut tidak memilihnya. Tanggal 9 Agustus 2010, ia direkrut pelatih Persema Malang, Timo Scheunemann, setelah sang pelatih melihat permainan Irfan dan para pemain muda berlaga amal untuk tokoh sepak bola Lucky Acub Zaenal di Stadion Gajayana, Malang.[6] Irfan Bachdim direkrut bersama-sama dengan Kim Jeffrey Kurniawan, pemain berdarah Indonesia-Jerman yang sebelumnya bermain di FC Heidelsheim.
Ketikak Persema memutuskan hijrah dari Liga Super Indonesia ke Liga Primer Indonesia, Irfan sempat ingin meninggalkan Persema karena ancaman tidak dapat memperkuat timnas.[7][8] Namun akhirnya ia memilih berkomitmen dengan Persema dengan menandatangani kontrak selama tiga tahun[9][10], karena terus-menerus diintimidasi oleh PSSI untuk keluar dari Persema,[11][12] meski beberapa klub LSI menawarkan kontrak besar.[12] Akhirnya Menpora menjamin haknya untuk tampil di timnas[13] dan ia dipanggil untuk memperkuat tim nasional U-23 Sea Games 2011 dan kualifikasi Olimpiade 2012.[10]

Tim nasional

Tahun 2006, Irfan sempat hampir membela tim sepak bola U-23 Indonesia di Asian Games Qatar. Namun ia harus absen dari turnamen tersebut karena menderita cedera.
Dalam Piala AFF 2010, ia tergabung dalam timnas senior Indonesia di bawah pelatih Alfred Riedl. Debut pertama bersama timnas Indonesia ia awali ketika timnas menang 6-0 di laga persahabatan melawan Timor Leste, di Palembang pada 21 November 2010. Penampilan pertamanya bersama timnas dalam turnamen resmi terjadi pada 1 Desember 2010, saat Indonesia mengalahkan Malaysia 5-1 di Gelora Bung Karno pada ajang AFF 2010. Irfan sendiri mencetak 1 gol dalam pertandingan tersebut. [14]

Gol Internasional

Irfan Bachdim: Gol Internasional
Gol Tanggal Stadion Lawan  Skor      Hasil Laga
1 1 Desember 2010 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Malaysia 5–1 5–1 Piala Suzuki AFF 2010
2 4 Desember 2010 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Laos 0–4 0–6 Piala Suzuki AFF 2010
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...